Tuesday, September 6, 2011

Death Note dan FTV

By Ftrohx


Nggak selama nya film Hollywood itu bagus? Karena Hollywood nggak Cuma menghasilkan film Box office tapi juga film-film qualitas serial termasuk juga untuk FTV. Contoh sederhana; lo pasti sering lihat film nya Steven Seagel (si Om-om yang gemuk dan lambat itu tapi tetap eksis pada film action) tentu nggak banget untuk generasi Gw. Atau mungkin lo sering lihat film monster-monster’an semacam series anaconda, komodo, tarantula, dan sebagainya. lo pasti langsung bisa beda’in kualitasnya.


Ok, langsung aja gw definisikan hierarkis nya dari yang paling bagus ke yang terburuk. Pertama dimulai dengan Box Office tentu semua orang pasti ngerti film yang seperti ini. Film yang berkualitas baik itu dari visualisasi/gambar, lokasi/setting, actor terbaik, cerita yang menakjubkan dan yang pasti adegan-adegan/action yang tak terduga dan mendebarkan. Contoh Box Office bisa lo lihat dari Harry Potter, Transformers, Bourne Identity, The Matrix, Jumper, dsb.

Selanjutnya adalah film kelas dua; Film dari level ini tetap di tayangkan di Bioskop tapi dengan kualitas dibawah Box office. Gw sebut film kelas dua karena biasanya visualisasi/gambar dari filmnya biasa aja, begitu juga dengan cerita nya yang sudah bisa ketebak akan dibawa kemana, juga dengan biaya pembuataan yang biasanya minim budget ataupun memaksakan budget. Ciri lainnya dari film ini sekaligus alasan kenapa film ini tayang di bioskop adalah karena film level ini menggunakan actor/aktris terkenal. Contoh film kelas dua diantaranya. Scream, Anaconda, film2nya Megan fox (selain Transformers), Film2nya Steven Seagel dan sebagainya.

Kelas Berikutnya yaitu FTV Hollywood, untuk yang bergenre action film pada level ini lebih buruk lagi daripada film kelas dua, harusnya tipe FTV menurut Gw bermain di genre drama aja, tapi lo tau sendiri gimana cara kerja di Hollywood? Singkat cerita lo pasti sering lihat ada film barat di TV yang diputar pada saat primetime tapi bukan film bioskop, atau mungkin lo bahkan nggak pernah dengar namanya contoh nya Armagedon 2, 2012 tapi beda sama yang pernah lo lihat di bioskop ataupun judul-judul monster aneh dengan nama hewan yang nggak penting menurut Gw Cuma ngandalin animasi fx pas-pas’an dan cewe sexy tapi nggak terkenal.

Cukup dengan definisinya Gw ingin bicara tentang Japan Manga ataupun anime yang pernah dibuat versi Hollywood. Ada beberapa yang gw ingat pertama tentu Dragon Ball versi Hollywood yang dibuat beberapa tahun yang lalu. Sayangnya mereka nggak begitu intens mengarap Dragon Ball coz bisa dilihat sendiri walaupun menggunakan beberapa actor terkenal tapi dari segi visualisasi terlihat biasa aja. Tidak wah gimana seperti layaknya film yang lo lihat di level Box office mengecewakan karena Dragon Ball nggak lebih baik the Mummy return. Mencari harta karun kemudian menggunakan Harta karun tersebut untuk mengubah dunia. Beda banget dengan Dragon Ball versi anime yang begitu Kolosal melibatkan banyak karakter dan isu global yang menakutkan. Dragon Ball Hollywood seperti pencarian jatidiri seorang Hero tapi masih kalahjuga dari ‘Forbiden Kingdom’. Kekecewaan akan Dragon Ball Hollywood bahkan sampai menjadi trendy topic beberapa bulan yang lalu.

Selain DB yang anime japan yang gw tau dibuat versi Hollywood nya adalah ‘Speed Racer’ kisah pembalap muda dengan mobil berwarna putih futuristic dengan perlengkapan senjata yang keren, Film ini bertema balap-balapan mobil dengan actor Korea “Rain’ sebagai pemeran utama. Sayangnya kekecewaan dari para fans anime kembali terulang. Speed Racer ini bukan balap-balapan khas Box Office kaya Fast & Furious yang begitu real, SR versi Hollywood menggunakan mode animasi yang nggak layak untuk film dengan cerita sekelas SR. mereka menggunakan teknologi animasi dan visualisasi dari Balapan SR seperti animasi yang lo lihat di film Spy Kids 2 animasi untuk kelas anak-anak usia 14tahun kebawah tapi dengan cerita percumbuan orang dewasa. Lo pasti setuju dengan kata gw “Jerk banget dah ah!”

Dari sini timbul prasangka buruk dari semua fans anime di seluruh dunia bahwa Amerika hanya concern pada pengembangan karakter ataupun cerita anime dari Negara mereka sendiri seperti Barman, Spiderman, Superman, Green Latern, Transformers, TMNT, Disney Stories, Captain America, dsb. Sehingga jika ada permintaan/ request akan anime dari Negara lain (yang masuk jajaran International Best) seperti DB untuk dibuat versi realnya di Hollywood maka para pembesar film disana menggunakan budget rendah untuk membuatnya. Dan menghasilkan produksi film kelas dua untuk versi Real action dari anime japan tersebut.

Pertanyaan utama gw sekarang isu yang sedang sangat panas dibahas di forum-forum adalah issue tentang Death Note. Apakah akan kembali mengulang kekecewaan yang sama seperti beberapa anime sebelumnya yang dibuat versi real/action oleh Hollywood ataukah tidak?

Sebelumnya Death Note juga telah dibuat versi the movie nya di Japan dengan pemeran utama Kenichi Matsuyama sebagai L.lawliet. dan seorang actor muda lainnya sebagai Light Yagami. Banyak kritik tentang Death Note movie Japan ini. Beberapa yang sering dibicarakan adalah Pemeran Light Yagami, Light Yagami versi movie tidak se’cool versi anime atau tidak keren. Light nya terlalu lemah, dan semacamnya. Kedua tentang visualisasi yang biasa aja untuk sebuah cerita bestseller, ya Japan memang jarang menghasilkan film action thriller sebagus Hongkong atau Korea tapi untuk standar film Japan ‘Death Note’ sudah termasuk bagus. Keunggulan versi movie ini menurut pandangan gw hanya satu “Kenichi Matsuyama” yang berperan sangat brilliant sebagai L.lawliet selebihnya film ini biasa aja seperti cerita Drama.

Bagaimana dengan versi Hollywood, info yang gw dapat sampai note ini diketik hanya sampai siapa Sutradara yang membuat film ini. Warner Bros sebagai pemegang lisensi untuk membuat ‘Death Note’ di Amerika menunjuk Shane Black sebagai sutradara. Sedangkan siapa pemain/actor yang akan berperan belum gw dapat secara pasti, kebanyakaan hanya rumor/issue tentang beberapa actor muda top Hollywood yang mungkin akan menjadi Light Yagami dan L.lawliet. Dari sini gw memikirkan ada dua kemungkinan tentang apa yang akan terjadi dengan film ‘Death Note’ pertama yang agak buruk bahwa ‘Death Note’ akan berakhir seperti DB & SR versi Hollywood. Kedua gw berpikir positif tentang hal ini karena beberapa film sekelas box office sangat menjaga kerahasia’an filmnya sampai benar-benar selesai baru mereka mengumumkan siapa-siapa saja actor/aktris yang ikut bermain di dalamnya.

.  .  .

No comments:

Post a Comment